Apa yang harus dilakukan selama itikaf?

Itikaf dianggap sebagai jenis retret spiritual. Selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan, banyak Muslim menghabiskan siang dan malam mereka di masjid untuk memastikan bahwa mereka ada di sana untuk malam Laylat al-Qadr. Ini disebut itikaf. Diterjemahkan secara harafiah, ini adalah kata Arab yang berarti “untuk mengisolasi diri sendiri dan untuk menempel atau mematuhi sesuatu.”
Tiga Jenis Itikaf

Sunnah: Ini adalah itikaf yang dilakukan selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Nafl: Itikaf dapat dilakukan pada setiap hari / malam tahun. Ini dianggap sebagai tindakan nafl (sukarela).
Wajib: Jika Anda telah bersumpah untuk melakukan itikaf, maka Anda wajib melakukannya. Ini bisa membuat sumpah kepada Allah, seperti melalui niyyat (niat) untuk melakukan itikaf atau sumpah berdasarkan suatu kondisi. Ini berarti mengatakan atau berpikir: “Jika hal ini terjadi, saya akan melakukan itikaf beberapa hari”

Tujuan utama itikaf adalah untuk menghilangkan diri dari gangguan dan hanya fokus pada berdoa kepada Allah, sebagaimana Allah menciptakan kita untuk melakukannya.

Apa yang Harus Dilakukan Selama Itikaf, yuk kita lihat tata cara itikaf!
Shalat lima waktu: Hal ini diwajibkan bahwa semua Muslim haris melakukan sholat lima fardhu harian (wajib) shalat, jadi ini jelas diharapkan selama itikaf. Juga disarankan agar umat Islam melakukan shalat sunnah dengan masing-masing shalat fardhu.
Taraweeh: Ini adalah shalat sunah yang dilakukan setelah sholat Isya selama Ramadhan. Bisa 8 hingga 20 rakaaat, tergantung siapa yang memimpin Taraweeh. Dengan berpartisipasi dalam Taraweeh, Anda akan mendengar / membaca seluruh Qur’an selama bulan Ramadhan.
Doa Nafl: Selama itikaf, ini adalah waktu yang baik untuk berdoa doa nafl (sukarela).
Baca dan menghafal Al Qur’an: Tindakan lain menyembah Allah adalah membaca dan mempelajari Alquran. Jangan hanya membaca Alquran, pelajari tafsir (interpretasi) Alquran. Juga, luangkan waktu ini untuk mencoba menghafal dan fokus pada tajwid (pengucapan yang tepat) sebanyak mungkin dari Alquran.
Baca dan hafal hadis: Juga habiskan waktu untuk belajar dan bahkan menghafal hadits sahih (otentik). Juga, renungkan artinya dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari Anda.
Melakukan doa sepanjang waktu: Pastikan untuk membuat banyak do’a. Kompilasi daftar du’a untuk dipelajari dan dibaca setiap hari.
Melakukan zikir: Jangan lupa untuk selau berzikir pada Allah SWT. Itikaf adalah tentang mengingat Allah dan meningkatkan tingkat taqwa Anda (kesalehan / kesadaran).
Mengajar dan belajar: Meskipun percakapan sosial harus dijaga agar tetap minimum, ada hadiah besar tidak hanya belajar Alquran dan cara-cara untuk lebih baik menyembah Allah, tetapi ada juga hadiah besar bagi siapa saja yang menghabiskan waktu mengajar dan membantu orang lain menjadi sempurna tindakan ibadah dan pengetahuan mereka.
Apa yang Harus Anda Bawa ke Itikaf?
Berikut adalah daftar hal yang perlu dibawa ke masjid saat kalian akan melakukan itikaf

Alquran
Buku hadis
Buku-buku tentang tafsir
Bahan tentang tajwid
Notebook dan pensil atau pulpen
Pakaian ganti
Makanan untuk sahur dan buka puasa (boleh diantarkan oleh keluarga dari rumah)
Bantal dan selimut (opsional)

Itulah beberapa hal yang harus ketahui tentang itikaf dimulai dari tata cara sampai barang-barang yang harus kalian bawa saat akan melakukan itikaf. Semoga dengan adanya artikel ini kalian menjadi semakin paham dengan apa yang harus dilakukan selama itikaf.


Leave a Reply