Home » Uncategorized » Potongan Rambut Mullet yang Kembali Populer Setelah Puluhan Tahun

Potongan Rambut Mullet yang Kembali Populer Setelah Puluhan Tahun

10+ Model Rambut Pendek Pria Terbaru 2022 untuk Tampilan Maskulin | Indozone .id

Pada dasarnya model potongan rambut ibarat mode lainnya seperti mode fashion atau mode aksesoris yang sering berganti-ganti, tetapi ada kalanya model sudah lama tertinggal menjadi populer kembali. Untuk fashion sendiri kita bisa melihat berbagai model vintage atau ala zaman dulu yang kini mulai populer dan sangat diminati banyak orang.

Sementara untuk potongan rambut pria sendiri, ada gaya rambut mullet yang sebelumnya pernah trending di tahun 80-an tetapi kini mulai bersinar kembali. Jika Anda penasaran dengan gaya rambut satu ini, berikut kami rangkum beberapa fakta penting tentang potongan rambut mullet khusus untuk Anda.

1. Dipopulerkan oleh artis Hollywood

Pada masanya yaitu sekitar tahun 80-an kita akan sering melihat selebriti Hollywood yang tampil percaya diri dengan gaya rambut mullet ini. Meski tampilannya memang sedikit unik karena tidak biasa dan mungkin sudah lama tidak kita lihat tetapi potongan satu ini memang kembali populer dikarenakan banyak artis Korea yang mulai memotong rambut dengan potongan mullet.

2. Sejarah potongan rambut mullet

Sejak kehadirannya pada tahun 1980an, ternyata potongan rambut ini memiliki sejarah yang begitu panjang dan pada masa dulunya digunakan oleh kaum pemberontak dan para pemimpin yang sangat dihormati. Selain itu potongan rambut mullet dulu juga sangat diidentikan dengan anggota atau para prajurit Yunani kuno serta suku Indian nez perce.

3. Arti kata mullet dari potongan rambut mullet

Penyebutan kata mullet dari potongan rambut ini pertama kali muncul dalam literatur yang ditengarai berasal dari para penyair kuno tepatnya penyair kuno Homer yang memiliki karya berjudul The Iliad . Dalam karyanya tersebut, Homer mendeskripsikan abantea’s yaitu tepatnya segerombolan pria yang memotong rambut mereka pada bagian depan dan membiarkan bagian belakangnya tumbuh memanjang. Pada dasarnya istilah mullet saat itu belum benar-benar diketahui banyak orang tetapi pada tahun 1994, akhirnya mulai dikenal berkat lagu sebuah grup band bernama Beastie Boys yang berjudul mullet head.

4. Awalnya bukan untuk gaya-gayaan

Dalam sebuah buku berjudul Mullet Madness, A History of love karya Alan Henderson ternyata ditemukan fakta bahwa potongan rambut mullet ini bukan untuk gaya-gayaan loh.  Tepatnya rambut mullet dipilih karena bisa membantu menjaga bagian leher agar kering dan tetap hangat pada orang-orang zaman dulu. Potongan rambut mullet ini juga sangat pas dipakai oleh para prajurit Yunani kuno dikarenakan mereka bisa bertarung tanpa terganggu bagian mata oleh rambut dan dan menggunakan helm pun jadi lebih nyaman.

Jadi bisa dipastikan potongan rambut mullet muncul pertama kali bukan karena gayanya tetapi karena fungsinya.

5. Simbol pemberontakan dan musik rock

Dalam perjalanannya potongan rambut mullet pun semakin dipilih orang-orang karena dianggap mewakili simbol pemberontakan tepatnya pada abad ke-20. Selain itu potongan rambut mullet pun mulai populer dan tak bisa dilepaskan dari sejarah musik rock. Salah satu ikon selebriti yang memiliki potongan rambut mullet dan melantunkan lagu rock adalah penyanyi David Bowie di mana mulutnya terlihat gondrong tetapi disisir rapi dan menggunakan warna rambut asli

6. Dipopulerkan kembali oleh aktor Korea

Meski berasal dari tentara Yunani kuno kemudian beralih sebagai simbol pemberontak dan disebarluaskan oleh kalangan selebritis Hollywood, potongan rambut mullet kembali hadir zaman sekarang karena dipopulerkan oleh aktor aktor Korea

Tepatnya Jika Anda penasaran,ada sebuah drama Korea yang mengisahkan tentang seorang penyanyi rambut mullet dan anting salib dengan judul drama the Secret Angel.

Itulah tadi beberapa fakta menarik tentang potongan rambut mullet yang kini mulai populer kembali. Anda tertarik untuk mencobanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*